Desember 4, 2022

Sekilas Pengetahuan HEGEL

Sejarah Pemanfaatan Tenaga Surya

Dewasa ini kita disibukan dengan beragam aktifitas, sehingga membuat kebutuhan manusia mulai melonjak bahkan hampir tidak sebanding dengan sumber daya alam yang ada dibumi. Berbagai macam teknologi pun akhirnya diciptakan guna menahan pengeluaran sumber daya alam yang berlebihan.

Tidak hanya di Indonesia, di berbagai negara di belahan dunia pun kini sedang marak tren Global Warming (pemanasan global). Bahkan ilmuwan di berbagai negara negara di Eropa sudah berdiskusi tentang bagaimana caranya agar mengurangi dampak pemanasan global ini.

Satu satunya cara adalah dengan memanfaatkan energi matahari langsung. Dimana matahari sendiri memiliki sumber energi yang besar bagi seluruh kehidupan yang ada di muka bumi. 1839, seorang ahli fisika Perancis bernama Alexandre Edmund Becquerel adalah orang pertama yang mencetuskan teknologi panel surya. Sehingga pada tahun 1876, William Grylls Adam dan seorang muridnya Richards evans Day memperkuat penelitiannya yang mengemukakan bahwa di dunia ini terdapat benda material padat, yakni selenium yang dapat menghasilkan energi listrik apabila terkena pancaran sinar tertentu. Meskipun hasil energi listrik yang dihasilkan sangat kecil namun percobaan ini sudah membuktikan bahwa energi listrik dapat dihasilkan dari energi cahaya.

Peneliti bernama Russel Ohl berhasil mengembangkan teknologi panel surya sekaligus mematenkan produknya tersebut. Beliau lah orang pertama yang menemukan teknologi Solar Cell (panel surya). Meskipun sebelumnya yakni pada tahun 1904, Albert Einstein pernah meneliti mengenai solar dan beliau menamainya dengan nama efek fotolistrik sebelum pengembangan oleh Russel Ohl.

Sejarah Solar Water Heater

Pada tahun 1986, Clarence Kemp of Baltimore dari Amerika Serikat menciptakan pemanas air batch untuk pertama kalinya. Kolektor pemanas air energi surya-nya sendiri baru popular pada tahun 1960 di Amerika Utara terutama setelah terjadi krisis minyak di tahun 1973. Teknologi ini sendiri sebenarnya sudah dipakai semenjak tahun 1920 di California Selatan dan Florida.

Pada tahun 1960, penggunaan pemanas air tenaga surya ini tumbuh pesat, terutama pada negara – negara yang dilimpahkan banyak cahaya matahari di seluruh dunia. Ada sekitar 30 sampai 40 persen lebih pengguna rumah tangga yang memanfaatkan teknologi ini.

Kemudian sejarah pemanas air energi surya juga berkembang di daratan China. Teladan pemanas air solar dasar dihargai 1.500 yuan atau sebesar 235 US Dollar. Harga ini jauh lebih murah diperbandingkan dengan cara pemanas yang ada di Negara barat. Berdasarkan catatan, paling tak ada sekitar 30 juta rumah tangga di China yang memasang setidaknya 1 unit cara solar water heater.